BLOG PRIBADI HENDRIK MAMARODIA
Buah pikiran orang muda... Hanya sebuah coretan yang menyenangkan...

Kamis, 03 Maret 2016

Karya Ilmiah yang Revisionable

Revisionable
Apa sih maksud saya dengan karya ilmiah yang revisionable, jadi begini.
Jika kita adalah seorang mahasiswa pasti akan sangat lengket dengan yang namanya karya ilmiah, mulai dari makalah sampai skripsi, heheh seperti itulah kehidupan masyarakat ilmiah.

Nah dalam menyusun tulisan ilmiah ini, nanti akan ada sangat banyak perubahan dan perombakan sebelum karya ilmiah tersebut rampung secara keseluruhan, untuk meningkatkan efektifitas dalam mengerjakan tulisan ini, ada beberapa cara teknis dalam menggunakan progrma pengolah kata (microsoft word khususnya) yang bisa membuat pekerjaan kita menjadi lebih muda.

Karena itulah yang saya akan jelaskan disini, bukan hanya tulisan ilmiah yang revisionable tapi juga terstruktur dan bisa dinavigasi dengan mudah dan cepat.

Dengan menerapkan teknis-teknis tersebut ada beberapa hal yang akan menjadi lebih mudah, beberapa diantaranya adalah

  1. Daftar isi yang fleksibel, artinya daftar isi yang memuat informasi halaman, yang biasanya kita buat manual bisa jadi otomatis, jadi kita tidak perlu pusing ganti nomor halaman, karena daftar isi yang kita buat akan dengan otomatis menyesuaikan sendiri
    Daftar Isi
  2. Navigasi halaman yang akan jadi sangat mudah, perpindahan dari halaman ke halaman, bab ke bab, bahkan sub-bab nya bisa dilakukan dengan sekali klik, ini akan menghemat banyak waktu dan tenaga
    Navigasi
  3. Daftar Pustaka yang otomatis bertambah dan berkurang sendiri, mengikuti isi tulisan, dll
    Daftar Pustaka
Intinya tulisan ilmiah anda akn jadi sangat dinamis, dan berbedah jauh dengan cara-cara konvensional yang serba manual!

Dikesempatan lain juga saya akan memberikan beberapa tips yang paling sering digunakan dalam menyusun tulisan ilmiah, seperti cara mudah dalam merevisi, menggabungkan, jendela kerja yang efektif, dll.

Untuk sekarang saya hanya ingin teman-teman berpikir bahwa, untuk mengerjakan tulisan ilmiah terdapat banyak cara yang akan mempermudah kita dalam menyusunnya.

Berikut adalah contoh tulisan ilmiah saya, yang menerapkan elemen-elemen diatas, disamping itu sudah menerapkan format yang sangat standar, mulai dri margin, tulisan dan inden, tulisan ilmiah ini menurut saya akan jadi template tulisan ilmiah yang cukup baik.
Saya membuatnya dengan banyak usaha, dan tulisan ilmiah saya ini sudah diakui kerapiannya oleh dosen Metodologi Penelitian Bisnis saya, Ir. Efendy Rasjid.

Namun untuk sementara ini mungkin jadi konten premium, sampai saya punya cukup waktu luang untuk membuatnya gratis :D wkwkwk, saya jangan dianggap pelit ya, soalnya ada kemungkinan tulisan ini saya akan gunakan untuk maju skripsi nanti

Download skripsi-hendrik-mamarodia.rar | -KB
,

Belajar Analisa Laporan Keuangan dari MS. Excel

Dokumen excel yang akan saya bagikan ini, adalah sebuah laporan keuangan yang umum, pos-pos didalamnya membawa kita lebih mengenal tentang laporan keuangan, ada cell yang menggunakan rumus, yang di tandai dengan warna merah, hal tersebut dimaksudkan agar kita bisa tahu dari mana angka itu berasal.
Draf Laporan Keuangan

Kemudian ada beberapa metode analisis rasio yang sering digunakan perusahaan.
Mari kita pelajari bersama

Download belajar-laporan-keuangan.rar | -KB

Selasa, 01 Maret 2016

Jenis Jenis Proses Produksi

Manajemen Operasional

Seri Pertama Tugas Manajemen Operasional

Jenis-jenis proses produksi ada berbagai macam bila ditinjau dari berbagai segi. Proses produksi dilihat dari wujudnya terbagi menjadi proses kimiawi, proses perubahan bentuk, proses assembling, proses transportasi dan proses penciptaan jasa-jasa adminstrasi (Ahyari, 2002). Proses produksi dilihat dari arus atau flow bahan mentah sampai menjadi produk akhir, terbagi menjadi dua yaitu proses produksi terus-menerus (Continous processes) dan proses produksi terputus-putus (Intermettent processes).

Perusahaan menggunakan proses produksi terus-menerus apabila di dalam perusahaan terdapat urutan-urutan yang pasti sejak dari bahan mentah sampai proses produksi akhir. Proses produksi terputus-putus apabila tidak terdapat urutan atau pola yang pasti dari bahan baku sampai dengan menjadi produk akhir atau urutan selalu berubah (Ahyari, 2002).

Penentuan tipe produksi didasarkan pada faktor-faktor seperti: (1) volume atau jumlah produk yang akan dihasilkan, (2) kualitas produk yang diisyaratkan, (3) peralatan yang tersedia untuk melaksanakan proses. Berdasarkan pertimbangan cermat mengenai faktor-faktor tersebut ditetapkan tipe proses produksi yang paling cocok untuk setiap situasi produksi. Macam tipe proses produksi dari berbagai industri dapat dibedakan sebagai berikut (Yamit, 2002):

Proses produksi terus-menerus

Proses produksi terus-menerus adalah proses produksi barang atas dasar aliran produk dari satu operasi ke operasi berikutnya tanpa penumpukan disuatu titik dalam proses. Pada umumnya industri yang cocok dengan tipe ini adalah yang memiliki karakteristik yaitu output direncanakan dalam jumlah besar, variasi atau jenis produk yang dihasilkan rendah dan produk bersifat standar.

Proses produksi terputus-putus

Produk diproses dalam kumpulan produk bukan atas dasar aliran terus-menerus dalam proses produk ini. Perusahaan yang menggunakan tipe ini biasanya terdapat sekumpulan atau lebih komponen yang akan diproses atau menunggu untuk diproses, sehingga lebih banyak memerlukan persediaan barang dalam proses.

Proses produksi campuran

Proses produksi ini merupakan penggabungan dari proses produksi terus-menerus dan terputus-putus. Penggabungan ini digunakan berdasarkan kenyataan bahwa setiap perusahaan berusaha untuk memanfaatkan kapasitas secara penuh.

sumur: https://yprawira.wordpress.com/pengertian-dan-proses-produksi/

Google+

Populer

 
TECHNOLOGY, BUSINESS and PSYCHOLOGI